D「American Casino」ari Ekshibisi Esports PON XX Papua, Bukan Olahraga "Kaleng

  • 时间:
  • 浏览:0

AmerAmerican Casinoican Casinoamerican CaAmerican Casinosinobamsoet juAmerican Casinoga menyampaikan pesan dari Ketua Esports Indonesia, Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan, yang menyebut atlet-atlet esports Indonesia adalah tunas-tunas bangsa yang akan mengharumkan nama negara pada masa yang akan datang.

"Khusus bagi atlet dapat salam dari ketua umum PB Esports Bapak Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan, beliau menyampaikan kepada saya bahwa kalian adalah tunas-tunas bangsa yang akan membawa nama besar Indonesia dan memberikan berkontribusi pada Indonesia pada masa yang akan datang," ujar Bamsoet di hadapan peserta Ekshibisi Esports PON XX.

Bamsoet mengatakan, tantangan esports Indonesia akan semakin besar dalam event-event internasional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Dalam sambutan penutupan Esports PON XX, Bambang mengatakan Esports bukanlah olahraga kaleng-kaleng, melainkan ada potensi yang besar dalam gelaran kompetisi esports di Indonesia.

Baca juga: Esport Jadi Alternatif Raih Penghasilan

Bamsoet, yang merupakan Ketua MPR RI itu, mengapresiasi atlet yang telah berkontribusi dalam ajang Ekshibisi Esports PON XX Papua 2021.

Esports, menurut, dia, bisa membangkitkan perekonomian Indonesia yang tengah terpuruk akibat pandemi Covid-19.

KOMPAS.com - Rangkaian Ekshibisi Esports Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 yang digelar di Jayapura, Papua, resmi ditutup oleh Dewan Pembina Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) Bambang Soesatyo.

"Ini bukan olahraga 'kaleng-kaleng', ini olahraga yang bisa memberikan kontribusi besar bagi perekonomian nasional," ujar Bambang dalam siaran pers yang diterima saat menutup Ekshibisi Esports PON XX di Lapangan Hoki Indoor, Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Sabtu (26/9/2021).

Selain itu, esports dinilai juga akan menjadi ladang pendapatan negara serta membuka banyaknya lapangan pekerjaan.

"Esports Indonesia menjadi bagian fundamental dari pengembangan dan kemajuan industri digital nasional yang berpotensi menyumbang pendapatan negara sekitar 1,7 dollar AS atau Rp 25 triliun per tahun," tuturnya.