Countries where online gambling is legal_Football betting rebate_Sabah Sports Betting_Baccarat Guide_Football betting platform

  • 时间:
  • 浏览:0

2) kBetting Handicapata sandang: sBetting HandicaBetting Handicappi, sang

[CATATAN]

Beberapa orang atau media ada Betting Handicapyang menggunakan kapitaBetting Handicapl untuk semua huruf dalam judul, ada pula yang membuat judul dengan mengadopsi sebuah kalimat tanpa tanda baca di akhir judulnya, seperti merdeka.com.

3) kata depan: di, ke, dari, pada, bagi, untuk, buat, guna, oleh, kepada, terhadap, daripada

– Raden Mandasia si Pencuri Daging Sapi (Yusi Avianto Pareanom)

Sebagai pengecualian, ada lima jenis kata yang nggak perlu kapital dalam judul.

– Seribu Kunang-Kunang di Manhattan (Umar Kayam)

Orang-Orang Bloomington (Budi Darma)

Huruf pertama pada kata ulang sempurna harus tetap menggunakan huruf kapital di setiap katanya. Begitu pula dengan kata ulang semu yang sejatinya nggak mengalami perubahan, karena ia bisa berdiri sendiri.

Corat-coret di Toilet (Eka Kurniawan)

Konon katanya, yang menghambat orang dalam menulis skripsi adalah karena susahnya menyusun judul untuk diajukan pada dosen pembimbing. Jangankan skripsi, tulisan apa pun akan terhambat pada tahap pembuatan judul. Sejatinya menulis judul memang nggak mudah, bukan hanya perkara merangkai kalimat yang menarik dan kontekstual, melainkan juga harus rapi dan sesuai dengan kaidah yang ada. Sekilas memang terkesan sepele, tapi penulisan judul ini berkaitan dengan calon pembaca yang akan menilai isi tulisanmu. Kalau dari judul saja sudah nggak asyik, tentu tulisanmu bakal di-skip, kan~

Contoh:

Tentang penulis:

Sebagaimana mestinya sebuah kalimat, huruf pertama harus diawali dengan kapital atau huruf besar dan diakhiri dengan tanda baca titik (.). Sementara untuk judul, semua kata harus diawali dengan kapital atau huruf besar.

5) interjeksi atau seruan perasaan: ah, duh, oh, dong, ih, nih, tuh, dan sebagainya

Contoh:

Cerita dari Blora (Pramoedya Ananta Toer)

Penulisan Tanda Baca Titik yang Benar, biar Nggak Bikin Salah Paham Melulu! (hipwee.com)

Pengecualian huruf kapital dalam judul. via hipwee.com

Penulis merupakan seorang bekas guru lulusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Negeri Jakarta yang kerap dijuluki polisi bahasa oleh masyarakat setempat.

4) kata hubung: dan, serta, yang, karena, tetapi, agar, dan sebagainya

Kaidah ini nggak berlaku untuk kata ulang sebagian atau yang berubah bunyi.

Kata-katanya Tidak Bisa Dipercaya!

– Cintaku Kandas Gara-gara Orang Ketiga

Contoh:

Bahkan Hipwee sering menggunakan tanda baca tilde (~), meski secara harfiah nggak berterima dalam sebuah kalimat atau judul. Sejatinya tanda baca tilde digunakan untuk menggantikan sublema yang terdapat dalam deskripsi kamus atau dalam contoh penggunaannya.

_______________

Contoh:

– 10 Deretan Majalah Anak-Anak yang Eksis pada Masanya. Ini Jelas Bikin Kangen Zaman Kecil sih~ (hipwee.com)

Dirangkum dari berbagai sumber.

1) partikel: pun, per, demi

Maka dari itu, kali ini saya akan berikan cara termudah untuk mengingat cara penulisan judul sesuai dengan PUEBI. Simak ulasan berikut, yuk!

– Ia yang Menyia-nyiakan Kekasihnya