Sejarah 「Gambling platform」Croissant, Benarkah dari Perancis?

  • 时间:
  • 浏览:0

ZaGambling platformng menjual Gambling platformkaiser roll Gambling platformdan kipfel, yang mana kipfel memiliki bentuk bulan sabit dan dianggap menjadi nenek moyang croissant.

Teksturnya yang renyah membuat croissant cocok menjadi pendamping teh atau kopi hangat. Saat ini, croissant bisa dijumpai di toko roti atau kafe dengan kreasi isian yang beraneka macam.

Keahlian Zang dalam memasarkan roti yang dijualnya dengan memasang iklan di surat kabar. Membuat banyak masyarakat Paris berbondong-bondong untuk mencicipi roti khas Vienna.

Menurut seorang jurnalis Perancis di abad ke-19, Hervé de Kerohant meyakini sudah ada selusin toko roti yang menjual roti khas Vienna di Paris.

KOMPAS.com - Croissant merupakan salah satu pastry yang memiliki tekstur yang renyah dan rasa yang gurih.

Baca juga: Resep Croissant Mini Isi Cokelat, Camilan untuk Akhir Pekan

Dilansir dari Smithsonian Magazine, croissant baru populer di Perancis pada abad ke-19. Bermula dari dibukanya sebuah toko roti milik seorang pengusaha asal Austria bernama August Zang pada tahun 1838.

Croissant terus menggemparkan dunia, sebuah perusahaan roti bernama Sara Lee memperkenalkan adonan beku siap pakai croissant ke Amerika.

Hanya bertahan beberapa tahun saja, Zang kemudian pulang ke kampung halaman dan mendirikan sebuah media. Namun, warga Paris tidak melupakan kelezatan kue buatan Zang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Banyak masyarakat Perancis yang mengkreasikan adonan membuat croissant sendiri. Dalam beberapa dekade, croissant sudah menjadi makanan pokok masyarakat Perancis di pagi hari.

Baca juga: Apa Itu Pastry? Kue Kering ala Perancis dengan 5 Jenis Adonan

Dok. Pexels/Abdulrhman Elkady

Ilustrasi croissant yang renyah.

Mengulik sejarah croissant, apakah benar berasal dari Perancis? Selengkapnya, berikut asal usul croissant yang bisa kamu simak berikut ini.